Definisi model pembelajaran

Posted by Artikel Pendidikan on 23/12/15

Definisi model pembelajaran - Pada dasarnya model pembelajaran merupakan suatu rencana mengajar yang memperhatikan pola pembelajaran tertentu. Model-model pembelajaran berkembang sesuai dengan perkembangan kebutuhan peserta didik. Sebagai Guru profesional kita dituntut mampu pengembangkan model perbelajaran, baik teoritik maupun praktek, yang meliputi aspek-aspek, konsep, prinsip, dan teknik. Memilih model yang tepat merupakan persyaratan untuk membantu siswa dalam rangka mencapai tujuan pengajaran. Model pembelajaran berpengaruh secara langsung terhadap keberhasilan belajar siswa. Jika tenaga pengajar menggunakan model pembelajaran sebagai suatu strategi mengajar dalam pembelajaran, hendaknya memperhatikan lima aspek kunci dari pembelajaran yang efektif, yaitu: Kejelasan, Variasi, Orientasi tugas, Keterlibatan siswa dalam belajar, dan Pencapaian kesuksesan yang tinggi.

Definisi model pembelajaran

Model pembelajaran merupakan suatu rencana mengajar yang memperhatikan pola pembelajaran tertentu, hal ini sesuai dengan pendapat Briggs (1978:23) yang menjelaskan model adalah "seperangkat prosedur dan berurutan untuk mewujudkan suatu proses" dengan demikian model pembelajaran adalah seperangkat prosedur yang berurutan untuk melaksanakan proses pembelajaran. Sedangkan yang dimaksud dengan pembelajaran pada hakekatnya merupakan proses komunikasi transaksional yang bersifat timbal balik, baik antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Komunikasi transaksional adalah bentuk komunikasi yang dapat diterima, dipahami dan disepakati oleh pihak-pihak yang terkait dalam proses pembelajaran sehingga menunjukkan adanya perolehan, penguasaan, hasil, proses atau fungsi belajar bagi si peserta belajar. 

Jenis-jenis model pembelajaran

Menurut Joyce (2000) mengemukakan bahwa ada empat rumpun dari model pembelajaran yaitu;
  1. Rumpun model interaksi sosial, yang lebih berorientasi pada kemampuan memecahkan berbagai persoalan sosial kemasyarakat.
  2. Model pemorosesan informasi, yakni rumpun pembelajaran yang lebih berorientasi pada pengusaan disiiplin ilmu.
  3. Model pengembangan pribadi, rumpun model ini lebih berorientasi pada pengembangan kepribadian peserta belajar. Selanjutnya model
  4. Behaviorism Joyce (2000) yakni model yang berorientasi pada perubahan prilaku. Berdasarkan kajian yang penulis lakukan terhadap beberapa model pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran pendidikan agama Islam, diantaranya adalah: model classroom meeting, cooperative learning, integrated learning, constructive learning, inquiry learning, dan quantum learning. Pembahasan lebih lanjut terhadap model-model tersebut, disajikan pada bagian berikut ini.
Pada dasarnya kemampuan memilih model pembelajaran yang tepat bagi siswanya merupakan salah satu tugas dan tanggungjawab guru profesional. Guru profesional akan selalu tanggap terhadap tuntutan dan kebutuhan belajar siswanya. Tuntutan dan kebutuhan belajar siswa dewasa ini, minimal dapat mengembangkan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual. Belajar yang memperkenalkan tiga keterampilan dasar, yakni keterampilan akademis, keterampilan fisik, dan keterampilan hidup. Hasilnya menurut beberapa penelitian demikian impresif. Siswa setelah mengikuti kegiatan model-model pembelajaran tersebut, menunjukkan motivasi belajarnya meningkat, dan keterampilan belajar pun berkembang. Memilih model pembelajaran yang tepat merupakan persyaratan untuk membantu siswa dalam rangka mencapai tujuan pengajaran. Para guru dan tenaga pengajar lain perlu menguasai macam-macam model perbelajaran, baik teoritik maupun praktek, yang meliputi aspek-aspek, konsep, prinsip, dan teknik.

Blog, Updated at: 15.45

0 komentar:

Sponsorship

Toko Gamis

Artikel terpopuler

Artikel Terbaru